SUARA KALIMANTAN_PT Telkom Indonesia merancang gebrakan kreatif dan inovatif. Melalui Gerakan Guru Melek Internet (GGMI), diharapkan kualitas dan kompetensi profesional para guru -- utamanya dalam penggunaan internet, bisa jauh lebih maju. GGMI yang dibentuk di Jawa Timur dan diresmikan oleh Mendiknas dan diikuti 3000 guru kini dideklarasikan juga di Balikpapan, Sabtu (23/7) kemarin. Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan,Syahrumsyah Setia didampingi General Manager Consumer Service Telkom Kalimantan Subandrio memimpin seremoni di Gedung Speedy Kantor Telkom.
Dalam kesempatan itu, Subandrio berharap tidak ada lagi guru yang gagap teknologi alias gaptek. Ratusan guru yang hadir mewakili seluruh guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) maupun swasta diharap bisa terus melakukan upgrade knowledge melalui program GGMI. “Jangan sampai para guru yang menyandang status pengajar, kalah dalam kemampuan Teknologi Informasi dibanding siswanya sendiri,” ujar Subandrio.
GGMI Balikpapan mempunyai target melatih 6 ribu guru. Secara berkala, dalam waktu 3 tahun ke depan para guru di Balikpapan ditarget mampu menggunakan materi dan model pembelajaran modern (world class education material). Dengan adanya misi ini, diharapkan bisa mendukung dan mewujudkan Balikpapan menjadi Kota Pendidikan Kelas Dunia.
Sementara, Kadisdik Balikpapan Syahrumsyah menambahkan, para guru harus terus melakukan inovasi dan memanfaatkan internet sebagai sarana meningkatkan potensi dan menunjang kinerja. “Jika tidak, kondisi dunia pendidikan kita yang terancam karena riskan dengan ancaman penyalahgunaan kemajuan teknologi. Saya berharap para bisa bersaing dengan para murid dan menghilangkan image gaptek,” harap Syahrumsyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar